Xhaka Tidak Akan Ubah Gaya Bermainnya Yang Beresiko

Pemain milik Arsenal, Granit Xhaka mengaku bahwa dirinya tidak akan berniat untuk menjadi lebih kalem. Sekalipun dirinya sering mendapatkan kritik karena sering mendapatkan kartu kuning dan juga kartu merah di musim pertamanya di ajang Liga Premier Inggris, dirinya tidak akan mengubah permainannya tersebut.

Granit Xhaka memang sejauh ini telah mendapatkan dua kartu merah sejak bergabung dengan Arsenal setelah didatangkan dari Borrusia Moenchengladbach di bursa transfer musim panas tahun lalu. Selain dua kartu merah, pemain asal Swiss tersebut juga sejauh ini telah mendapatkan 10 kartu kuning dari wasit. Karena hal tersebut sekarang ini Granit Xhaka menyatakan dirinya tidak akan merubah gaya permainannya yang memang keras dan cenderung kasar.

“Di dalam dunia sepakbola memang anda akan selalu mendapatkan kritk apabila anda mendapatkan kartu merah di sebuah pertandingan. Namun tentu ini adalah gaya bermain dariku. Tidak ada orang yang akan bsia memaksaku untuk merubah gaya bermainku sendiri. Bahkan jika pada akhirnya aku mendapatkan kartu merah lagi, maka semua itu tetap terjadi. Anda bisa menjadi lebih cerdas. Dan setelah mendapatkan kartu merah terakhirku, kupikir sekarang ini aku sudah bermain lebih baik.

Xhaka Tidak Ubah Gaya Beresiko

Memang baru-baru ini, Granit Xhaka mendapatkan kritik tajam dari manajer The Gunners, Arsene Wenger setelah mendapatkan kartu merah yang kedua ketika melawan Burnley di bulan Januari. Namun sejak di bulan itu Pemain asal Swiss tersebut sudah tidak pernah lagi harus diusir dari atas lapangan oleh wasit.

“Aku memang bukan orang yang suka terlalu banyak membicarakan diri saya sendiri. Mungkin orang lain yang melihat saya lebih bisa untuk menilai bagaimana musim pertama dari diri saya yang merupakan musim yang naik dan turun. Namun tentu saja hal tersebut terbilang menjadi hal yang wajar untuk musim pertama anda di sebuah klub” tutur Arsenal.

Granit Xhaka sendiri di laga terakhir berhasil membantu Arsenal mengalakan Manchester United dengan sebuah golnya. Dirinya sejauh ini menjadi alternative lini tengah dari Arsene Wenger di Arsenal.

Related Posts