Xavi Dukung Barcelona Gaet Riyad Mahrez dengan Syarat

Legenda Barcelona Xavi Hernandez mendukung niat Barcelona yang sebelumnya sempat berniat menggaet Riyad Mahrez dari Leicester City. Akan tetapi, mantan pemain tengah andalan timnas Spanyol itu juga merasa senang, meskipun Mahrez menampik tawaran yang dilayangkan Barca serta tetaplah bertahan bersama Leicester City.

Pemain tengah asal Aljazair itu saat ini jadi satu diantara aktor penting di balik keberhasilan Leicester memenangkan Premier League 2015/16. Mahrez yang menjadi motor serangan The Foxes musim lalu sukses menorehkan 17 gol dan 10 assist selama satu musim. Dengan penampilan apiknya itu, Riyad Mahrez pun menyabet penghargaan PFA Player of the Year atau pemain terbaik Inggris versi PFA. Tidak heran bila dia banyak tim yang papan atas Eropa yang kemudian memburu sang pemain, termasuk Barcelona.

Akan tetapi, pemain berusia 25 tahun itu tak mau meneruskan kariernya berbarengan The Catalans. Mahrez lebih memilih untuk menetap berbarengan Leicester City serta menambah masa baktinya sampai tahun 2020 mendatang. “Mahrez cukup bagus untuk menjadi pemain Barca, tetapi saya juga tidak masalah jika dia mengambil keputusan menetap di Leicester,” kata Xavi yang pernah menjadi peain senior Blaugrana sepanjang 17 tahun.

Xavi Dukung Barcelona Gaet Mahrez

“Dia mempunyai banyak pilihan, namun jika Leicester kehilangan banyak pemain andalan mereka di musim panas ini sesudah sukses mendapatkan prestasi luar biasa, itu akan sangat disayangkan. Jadi menarik sekali menilik bagaimana dia serta Leicester akan bermain di kompetisi Eropa (Liga Champions) musim ini,” tambahnya.

Sukses memenangkan Premier League musim 2015/16, Leicester City pun mengantongi satu tiket mutlak untuk langsung berada di babak penyisihan grup Liga Champions 2016/17. The Foxes tergabung di grup G, yang dianggap tidak terlalu memberatkan The Foxes. Tim besutan Claudio Ranieri itu berada berbarengan Club Brugge, Copenhagen serta FC Porto.

Sayangnya, di empat pertandingan resmi awal musim ini, belum ada catatan yang cukup impresif dari Leicester. Setelah kalah dari MU di Community Shield 2016, Leicester kembali kalah dari Hull City di laga perdana Premier League 2016/17, ditahan imbang Arsenal dan baru bisa menang di pekan ketiga atas Swansea City.

Related Posts