Schmeichel Mencium Ambisi Besar MU di Musim Ini

Legenda tim Manchester United asal Denmark, Peter Schmeichel, tidak mempersoalkan transfer mahal yang dikerjakan mantan timnya dengan memulangkan Paul Pogba dari ke Old Trafford. Mulai sejak berpisah dengan Sir Alex Ferguson pada 2013, MU memang menjelma jadi tim yang suka menggunakan dana besar guna membeli pemain-pemain baru. Puncak rutinitas baru itu tampak pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Manchester United memecahkan rekor transfer tim dengan memboyong Pogba dari Juventus dengan mahar sejumlah 89 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,5 triliun. Jumlah itu juga membuat Pogba menjadi pemain dengan nilai transfer termahal di dunia, mengalahkan bintang Real Madrid, Gareth Bale. Akan tetapi, Schmeichel meyakini jumlah dana besar yang digelontorkan untuk membeli Pogba adalah bukti bila MU punya ambisi besar untuk kembali berjaya.

“Selama ini Anda hanya mempersoalkan bagaimana MU melepasnya secara gratis beberapa tahun yang lalu. Namun, yang pertama pada saat ini merupakan masalah penegasan dari Manchester United, yaitu mereka mempunyai pemain paling baik di dunia di posisinya,” kata Schmeichel. “Kami tidak mempedulikan seberapa mahal dia, lantaran kami kenyataannya berhasil membayar transfernya.”

Schmeichel Mencium Ambisi MU

“Pada saat ini bukan cuma City dan Chelsea atau bahkan beberapa klub dengan finansial kuat lain yang dapat memboyong pemain-pemain dengan harga mahal, namun kami juga bisa melakukan itu,” tambahnya. “Kami dapat menghasilkan uang sendiri, serta tidak perlu adaa yang memasok uang tersebut. Itu jadi bukti begitu suksesnya Manchester United serta kami dapat memboyong pemain manapun yang kami mau.”

Paul Pogba sendiri selama ini telah berlaga dalam dua pekan pertama Premier League 2016/17. Gelandang berusia 23 tahun itu berpeluang buka keran golnya bagi Setan Merah saat melayani Manchester City di Old Trafford, Sabtu (10/9).

Saat ini beberapa penggawa Manchester United sedang berada bersama timnas negara mereka masing-masing. Beberapa dari mereka yang tidak dipanggil timnas juga mendapatkan jatah libur dari Jose Mourinho. Sementara itu sang striker andalan, Zlatan Ibrahimovic mendapat satu keuntungan dengan jatah libur dua kali lipat dari rekan-rekannya.

Related Posts