Penyesalan Ronaldinho Hanya Sementara Satu Tim dengan Messi di Barca

Legenda sepakbola Brasil, Ronaldinho mempunyai penyesalan paling besar dalam karier sepakbolanya. Pemain bergaya rambut khas itu menyesalkan hanya menghabiskan sedikit waktu bersama Lionel Messi saat bermain untuk Barcelona. Ya, Ronaldinho pernah jadi satu diantara bintang La Blaugrana pada periode 2003 sampai 2008. Sepanjang lima tahun, dia sukses menceploskan 94 gol dan 69 assist dari 207 laga di semua ajang.

Di luar itu, dia juga ikut menolong The Catalans menyabet lima gelar juara, yakni dua trofi La Liga Spanyol, dua Piala Super Spanyol serta meraih satu gelar juara Liga Champions. Dengan skill olah bola yang luar biasa, Ronaldinho bisa jadi contoh yang baik bagi pemain-pemain muda Barca, termasuk Lionel Messi saat itu.

Pada saat kali pertama memulai debutnya bersama tim senior Barcelona pada 2004, Messi yang merupakan jebolan akademi La Masia tak menyembunyikan kekagumannya pada sosok Ronaldinho. Beberapa trik La Pulga saat ini juga diajarkan oleh sang ‘Maestro’ Ronaldinho, termasuk bagaimana cara mengeksekusi free kick. Namun kebersamaan keduanya tidaklah lama, lantaran Ronaldinho mengambil keputusan hengkang ke AC Milan pada Juli 2008 setelah tidak jadi pilihan utama lagi di Barca.

ronaldinho messi barca

“Saya sudah mendapatkan apa yang saya kehendaki di sini, serta saya berterima kasih atas semua itu. Sudah pasti, saya sangat senang jika punya kesempatan untuk berlaga lebih lama berbarengan Messi, dia adalah pemain yang luar biasa serta saya begitu bahagia dapat membantunya pada awal kariernya dengan jadi kreator gol pertamanya,” tutur Ronaldinho.

“Sesudah menilik dia jadi pemain yang luar biasa, bakal mengasyikkan apabila dapat lebih lama lagi satu tim dengannya. Namun, periode saya di Barca pada saat itu telah usai, serta waktunya saya untuk pergi dari tim, serta meraih hal yang baru dan tujuan baru,” paparnya.

Sesudah 18 tahun melakoni karier menjadi seorang pemain sepakbola profesional, Ronaldinho akhirnya mengambil keputusan pensiun pada akhir musim ini. Dia telah sukses menyabet 13 gelar juara di level tim, dan berhasil mengantarkan timnas Brasil merengkuh empat trofi bergengsi termasuk gelar juara Piala Dunia 2002 silam.

Related Posts