Presiden LFP Jagokan Real Madrid Menang di El Clasico

Bulan Desember akan dibuka dengan pertandingan sepakbola antara dua tim terbaik dunia, Barcelona dan Real Madrid. Partai bertajuk El Clasico itu selama ini selalu menjadi ‘konten’ unggulan dari La Liga. Jelang bergulirnya pertemuan pertama kedua tim di musim ini, 3 Desember besok, Presiden La Liga, Javier Tebas, mengungkap siapa tim yang jadi jagoannya.

Tebas mengindikasikan lebih menjagokan Real Madrid untuk memenangkan El Clasico kali ini, ketimbang Barcelona. “Saya mau pertandingan El Clasico ini menjadi sebuah partai akbar dan membuat La Liga mendapatkan keuntungan. Akan tetapi, saya tidak mau menyebutkan lagi siapa tim yang saya dukung, karena Anda pasti sudah tahu jawabannya,” papar Presiden La Liga.

“Pemenang di pertandingan kali ini akan sangat menentukan dalam perebutan gelar juara La Liga nantinya. Saya sudah pernah mengatakan tim mana yang saya dukung dan saya tidak akan mengulangi perkataan saya lagi,” tambahnya. Selama ini diketahui kalau Javier Tebas merupakan fans Real Madrid sejak kecil. Pria berumur 54 tahun itu juga memang sudah berkali-kali menceritakan hal tersebut.

“Saya bukanlah orang yang munafik, karena saya memang merupakan fans Real Madrid. Saya tidak ingin membohongi siapapun. Sejak kecil saya sudah menonton El Clasico sebanyak 27 kali. Saya pun turut merayakan kemenangan Real Madrid bersama rekan-rekan saya,” papar Tebas.

Presiden LFP Jagokan Real Madrid

Secara statistik, Real Madrid memang layak diunggulkan pada pertandingan kali ini. Di atas kertas Madrid masih unggul segalanya atas Barca jelang El Clasico jilid I. Tapi sepakbola adalah di atas lapangan, bukan berpatokan pada catatan di atas kertas. Barcelona yang akan kembali diperkuat Andres Iniesta pun bisa jadi mimpi buruk bagi El Real pada pertandingan akhir pekan nanti.

Terlepas dari masalah siapa yang dijagokan oleh Tebas, ia juga mengatakan kalau akan ada momen khusus sebelum bergulirnya pertandingan El Clasico di Camp Nou nanti. Merupakan momen hening cipta yang akan dilakukan sebagai wujud rasa belasungkawa yang sangat dalam bagi seluruh elemen sepakbola, atas kecelakaan pesawat yang dialami oleh tim asal Brasil, Chapecoense.

Related Posts