Nasib Griezmann di Atletico Bergantung Keputusan Diego Simeone

Pemain asal Prancis, Antoine Griezmann, menyebutkan bakal tetap bersama Atletico Madrid bila sang manajer, Diego Simeone masih mengatasi tim asal ibukota Spanyol itu. Untuk Griezmann, Simeone merupakan sosok yang punya pengaruh bnesar dalam kariernya beberapa tahun belakangan ini. Mulai sejak mengenakan seragam Atletico pada musim panas 2014, penampilan Griezmann terus meningkat. Dia berhasil mengemas 57 gol dari 107 laga yang ia mainkan di semua ajang.

Aksi luar biasa pemain berusia 25 tahun itu membuat banyak klub papan atas Eropa menginginkan jasanya. Kabar terbaru menyebutkan kalau Manchester United disebut-sebut tertarik menebus Antoine Griezmann dari Atletico Madrid di musim depan. MU siap memboyong Griezmann ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas 2017, yang akan diproyeksikan menukar posisi Wayne Rooney.

Namun, usaha The Red Devils menggaet Griezmann tak bakal berjalan mulus. Terkecuali masih terikat perjanjian sampai 2021 mendatang, Griezmann juga menegaskan bakal tetap bersama Atletico Madrid sepanjang Diego Simeone tetap berada di tim itu.

Nasib Griezmann di Atletico Bergantung Keputusan Diego Simeone

“Hanya satu kesangsian saya, merupakan apakah saya tidak pergi bila Simeone mengambil keputusan melatih Paris Saint-Germain atau tim lain. Saya menghubunginya sebelum meneken perpanjang kontrak, serta dia menyampaikan bakal menetap di Atletico. Saya meyakini dapat belajar banyak darinya,” ucap Griezmann. “Saya begitu bahagia di Spanyol. Fans juga menyukai saya, serta saya bakal berlaga semakin baik bagi mereka,” imbuhnya.

Terkecuali bermain apik berbarengan Atletico Madrid, Antoine Griezmann, juga tampil ciamik saat membela timnas Prancis. Dia sukses menyabet predikat pencetak gol terbanyak di ajang Piala Eropa 2016 lalu dengan mengemas enam gol. Sayangnya, pencapaian Griezmann tidak mencapai klimaks karena kalah di final dari Portugal.

Griezmann baru-baru ini juga masuk kandidat pemain terbaik UEFA bersama dua pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. Sayangnya, ia kembali kalah dan hanya menempati posisi kedua. Kekalahan ini menjadikannya bayang-bayang CR7 untuk ketiga kalinya hanya dalam waktu beberapa bulan terakhir. Setelah kalah dari bintang asal Portugal itu di final Liga Champions 2015/16, ia kembali kalah di Piala Eropa 2016 dan perebutan penghargaan pemain terbaik UEFA 2016.

Related Posts