Memphis Depay Tunjukkan Tanda-tanda Mulai Bosan Berada di MU

Memphis Depay belakangan menunjukkan tanda-tanda frustasi di MU, lantaran ia hanya menjadi penghangat bangku pengganti di bawah kepelatihan Jose Mourinho. Dia pun mengharapkan dapat lebih sering memperoleh peluang berlaga bersama skuad inti Setan Merah. Pemain muda asal Belanda itu memang dianggap kurang cemerlang pada musim debutnya berbarengan MU. Depay cuma nberhasil menceploskan tujuh gol dari 45 laga di semua pertandingan musim 2015/16.

Walau begitu, Jose Mourinho yang ditunjuk untuk menukar Louis van Gaal masihlah mempercayakan Memphis Depay menghuni susunan pemain Manchester United pada musim ini. Bersamaan bergulirnya pertandingan musim 2016/17, posisi pemain berusia 22 tahun itu tidak lebih seorang pemain pelapis. Baru bermain dalam lima laga berbarengan MU di musim ini, Depay cuma mencatatkan 94 menit berlaga atau rata-rata 18 menit per laga.

Pertarungan kontra Northampton Town pada putaran ketiga Piala Liga Inggris, 22 September lalu jadi satu-satunya kesempatan di mana dia dimainkan menjadi starter. Tidak pelak, keadaan itu pun membuat Depay kecewa dan mulai merasa bosan berada di OldTrafford.

memphis depay bosan mu

“Saya merupakan pribadi yang sama serta saya ketahui apa yang sesungguhnya saya kehendaki. Posisi sebagai pelapis bukan hal yang saya inginkan,” kata Depay. “Saya bukan pemain yang senang dengan fakta bila pada saat ini saya dikonrak Manchester United. Tim ini memanglah tim impian saya, namun saya menginginkan berlaga secara reguler,” katanya.

Memphis Depay dihadirkan MU di bawah kepelatihan Louis van Gaal dari PSV Eindhoven dengan mahar sebesar 34 juta euro atau setara Rp 495 miliar. Sampai saat ini dia masih mempunyai perjanjian kontrak berbarengan Manchester United sampai dengan 30 Juni 2019 mendatang.

Penampilan gemilangnya bersama PSV di musim 2014/15 tidak lain merupakan salah satu alasan mengapa Van Gaal berani memboyngnya ke Old Trafford. Bahkan sang bintang muda berhasil menjadi top skorer Eradivisie saat itu. Namun seiring berjalannya waktu bersama MU, penampilan Depay justru tidak konsisten. Terkadang ia menampilkan permainan menawan, tapi terkadang mengecewakan. Hal tersebutlah yang mungkin juga membuat Mou jarang memainkan Depay sebagai starter.

Related Posts