Legenda MU Tak Bermninat Melatih Liverpool

Ryan Giggs yang tidak lain merupakan legenda tim Manchester United menutup kesempatan untuk melatih tim raksasa Premier League, Liverpool, di masa depan. Selama berkarier sebagai pemain sepakbola profesional, memang hanya seragam mera-putih-hitam khas MU yang pernah menempel di badannya. Sepanjang 24 tahun dihabiskan Giggs bersama tim yang bermarkas di Old Trafford, Manchester itu.

Giggs mencatatkan 884 laga dan 155 gol bersama Manchester United di semua ajang. Di luar itu, pria berkebangsaan Wales itu juga sukses menolong Setan Merah menyabet 35 trofi. Selepas memutuskan untuk gantung sepatu pada tahun 2014 lalu, Giggs lalu meneruskan kariernya di dunia kepelatihan. Giggs pernah jadi asisten David Moyes di MU, lalu melanjutkan sebagai manajer interim menggantikan Moyes yang saat itu dipecat, serta menjadi asisten Louis van Gaal.

Akan tetapi, hadirnya Jose Mourinho ke Old Trafford pada musim panas 2016 lalu telah ‘mengusir’ Giggs dari tim yang telah membesarkan namanya itu. Sebab, The Special One diketahui telah mempunyai asisten manajer sendiri. Saat ditanya mengenai kelanjutan kariernya, Giggs mengaku tertarik untuk jadi pelatih di MU atau timnas Wales di masa mendatang. Akan tetapi, Giggs lalu menutup peluang untuk jadi pelatih Liverpool.

legenda mu bermninat liverpool

Menurutnya, hal semacam itu tidak mungkin berlangsung. Giggs mengakui tidak menginginkan melukai kesetiannya terhadap The Red Devils dengan jadi pelatih dari tim yang mempunyai rivalitas panjang dengan MU.

“Tentu itu tidak akan pernah terjadi. Tapi bukanlah bermakna saya tidak menghormati Liverpool, hanya tidak ingin saja. The Reds merupakan lawan terbesar Manchester United di Premier League. Mereka merupakan tim yang fantastis, akan tetapi rivalitasnya yang begitu panjang hingga tidak mungkin saja saya melatih mereka,” kata Giggs.

“Saya meyakini pemain seperti Steven Gerrard juga bakal menyampaikan hal yang sama bila ditanya mengenai peluang untuk melatih Manchester United. Dia pasti akan menyampaikan tidak mungkin,” tambah pria 42 tahun itu. Belum lama ini Giggs sebenarnya hampir menjadi manajer klub asal Wales yang berkompetisi di Premier League, Swansea City. Namun kesempatan itu dibatalkan Giggs karena beberapa kondisi yang tidak diinginkannya di kubu The Swans.

Related Posts