Klose Berikan Wejangan pada Penyerang-penyerang Jerman

Jerman bakal berjumpa Italia yang dikenal mempunyai lini defensi yang tangguh. Deretan depan Der Pnaser pun memperoleh wejangan dari mantan penyerang mereka, Miroslav Klose. Jerman bakal berduel dengan Italia di fase perempat final Piala Eropa 2016. Pertarungan itu bakal diselenggarakan di Matmut-Atlantique, Minggu (3/7) dinihari WIB.

Italia tengah membuktikan tetap bisa tampil oke, meski tanpa skuad yang mentereng. Di laga paling akhir, mereka berhasil menyingkirkan Spanyol di babak 16 besar. Gli Azzurri menang 2-0 atas juara Piala Eropa dua edisi berturut-turut itu.

Sementara di sisi lain, lini depan Jerman juga belum bermain secara maksimal sejauh ini. Mereka baru membukukan enam gol dalam empat laga yang mereka lakoni, di mana dua gol diceploskan atas nama striker senior, Mario Gomez. Klose tahu benar bagaimana kemampuan Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci serta Andrea Barzagli. Pasalnya, pemain yang baru saja gantung sepatu itu pernah lima musim berkiprah di Serie A berbarengan Lazio.

Klose Berikan Wejangan Penyerang Jerman

Oleh karenanya, Klose ingin membagikan pengalamannya pada semua penggawa Jerman supaya dapat membongkar lini defensi rapat yang digadang oleh pasukan garapan Antonio Conte itu. “Defender Italia akan kerap menahan Anda, serta mereka bakal mengerjakan hal itu dengan begitu disiplin,” kata Klose.

“Anda tidak bisa hanya diam saja saat berada di kotak penalti, Anda mesti terus lari masuk dari luar kotak penalti. Dengan demikian wasit tidak bakal menyadari hal semacam itu. Bila Anda bercokol di area kotak penalti serta (Giorgio) Chiellini menarik, Anda bergerak ke kiri atau kanan. Kemudian, Anda tidak dapat bergerak lagi,” paparnya menjelaskan betapa rumitnya lini belakang Italia.

Antonio Conte memang memborong tiga bek tengah Juventus sekaligus, ditambah dengan tembok terakhir Si Nyonya Tua, Gianluigi Buffon. Tak heran jika Klose hapal betul dengan bagaimana gaya bermain mereka. Terlebih bersama Lazio, Klose juga sudah cukup kerap bertemu dengan juara lima kali berturut-turut Serie A itu. Mau tak mau, Jerman mesti bermain lebih agresif dari laga-laga sebelumnya saat menghadapi Italia nanti.

Related Posts