Kisah Sukses 3-4-3 di Chelsea

Formasi 3-4-3 sekarang ini menjadi formasi pakem Chelsea yang diterapkan oleh pelatih baru mereka Antonia Conte. Dengan formasi ini Chelsea terus melaju kencang di Liga Premier Inggris. Namun tidak pernah ada yang menyangkan bahwa 3-4-3 bakal efektif di terapkan di Chelsea. Yang menarik ternyata formasi ini bukanlah formasi utama yang akan diterapkan Antonio Conte ketika awal kedatangannya di Stamford Bridge.

Antonio Conte sendiri pada awalnya harus memutar otak ketika peforma Chelsea menurun di Liga Premier Inggris dengan hanya meraih satu point saat hanya bisa bermain imbang 2-2 dengan Swansea City serta menelan kekalahan dari Liverpool dan juga Arsenal. Hal ini membuat Antonio Conte lantas di kritik habis mengingat dia sebenarnya punya start yang baik saat Chelsea menyapu bersih tiga pertandingan awal. Dan pada akhirnya Antonio Conte menemukan formula yang pas yakni 3-4-3.

Formasi 3-4-3 memang sebenarnya bisa dikatakan tidak lazim digunakan saat ini terlebih lagi di Liga Premier Inggris. Namun Antonio Conte bisa menghadirkan keseimbangan tim di Chelsea dengan menggunakan formula tersebut.

Kisah Sukses 3-4-3 Chelsea

“Kami memulai musim dengan system berbeda karena ide saya pada awalnya adalah kami bermain dengan 4-2-4. Kemudian kami mengubah ke formasi 4-3-3 dan juga kami menggunakan formasi yang sama seperti musim lalu yakni 4-2-3-1. Tapi saya sadar dalam beberapa kesempatan kami tidak menghadirkan keseimbangan yang bagus karena ketika anda kebobolan lebih banyak dan juga kebih banyak peluang terserang. Maka itu tidak bagus tentunya. Karena itulah kami mengubah ke system 3-4-3 dan formula ini saya pikir paling cocok dengan skuat kami karena kami mempunyai penyerang yang mampu beradaptasi dengan baik dengan system ini. Saya pikir ini bisa membuat kami lebih seimbang baik dari sisi menyerang maupun bertahan dan kami tidak pernah kalah saat menyerang” ujar Antonio Conte.

“Saya juga harus mengucapkan banyak terima kasih kepada para pemain saya karena mereka memiliki konsentrasi yang tepat, sikap yang benar, tekad yang tepat, untuk tinggal lebih lama dari sebelumnya di sesi latihan dan sekarang semua ini serasa lebih mudah dari satu bulan sebelumnya. Tapi kami tahu bahwa kami bisa meningkatkan banyak aspek yang berbeda, pressing pada bola, lebih cepat dan lebih kompak, dan jelas kami harus terus meningkatkan diri” tutur pelatih asal Italia tersebut.

Related Posts