Kisah Haru Brighton & Hove Albion, Newbie Premier League

Kisah baru berhasil dituliskan klub Brighton & Hove Albion. Mereka untuk pertama kalinya berhasil lolos ke Liga primer Inggris, semenjak format Liga diubah. Mereka pun berhasil mendapatkan kepastian itu setelah mereka berhasil memenangkan pertandingan melawan Wigan dengan skor 2-1. Ini pun menjadi catatan bersejarah bagi klub.

Tapi, siapa sangka, bahwa Brighton pernah mencatatkan cerita haru sepanjang perjalanannya di kompetisi sepakbola di Inggris. Klub yang sudah berusia 115 tahun ini sempat dinyatakan hampir bangkrut. Mereka pun berhasil selamat dengan menjual salah satu aset paling penting mereka, yaitu Stadion mereka.

Cerita pun dimulai sudah sejak lama. Sejatinya, Brighton sudah pernah bermain di divisi utama, saat kompetisi belum berubah menjadi Liga Inggris. Mereka bermain pada musim 1979 sampai 1983. Bahkan, di musim 1981, mereka berhasil mencatatkan rekor dengan berhasil lolos ke babak final piala FA, meskipun mereka harus mengakui kehebatan Manchester United di babak final. Tetapi, setelah musim 1983, mereka terdegradasi dan tidak pernah kembali lagi selama lebih dari 30 tahun.

Setelah mereka terdegradasi, mereka mengalami musim terburuk mereka. Mereka terlempar sampai ke divisi empat. Bahkan, mereka hampi dua kali terlempar ke divisi ke lima Liga Inggris pada musim 1997 dan 1998. Bahkan, managemen keuangan yang buruk pun membuat klub akhirnya terpaksa menjual markas mereka, Goldstone Ground, demi bisa membayar utang.

Kisah Brighton Hove Albion

Setelah itu, kisah Brighton hanya berkutat dalam promosi dan degradasi di divisi dua dan divisi tiga selama lebih dari 10 musim. Sampai pada akhirnya, di musim 2011, mereka kembali masuk ke divisi ke dua Liga Inggris. Mereka berhasil bertahan selama beberapa musim sampai akhirnya di musim ini mereka berhasil memuncaki klasemen divisi dua Liga Inggris dan menjadi klub pertama yang promosi.

Tentu, sebuah catatan yang sangat impresif dari klub yang satu ini. Patut ditunggu, langkah seperti apakah yang akan mereka perbuat di musim depan. Satu yang pasti, semua kisah haru di masa lalu adalah pelengkap bagi kesuksesan yang saat ini diraih.

Related Posts