Hungaria Pulang Dengan Kepala Tegak

Hungaria telah resmi angkat koper dari Piala Eropa 2016. Kepastian tersebut didapatkan usai mereka dibantai oleh Belgia dengan skor 4-0. Meski begitu, Hungaria mengaku gembira, karena kelolosan mereka ke babak 16 besar adalah di luar ekspetasi mereka di awal turnamen.

Berlaga di Stade Municipal De Tulouse, Hungaria dibombardir habis-habisan oleh anak asuh Marc Wilmots, pada Senin dini hari kemarin. Toby Alderweireld, membuka keran gol untuk Belgia di babak pertama. Kemudian, di interval kedua, Belgia mampu menambah tiga gol, yang masing-masing dicetak oleh, Michy Batshuayi, Eden Hazard, dan Yannick Carrasco.

Di sisi lain, Hungaria bukan tanpa perlawanan atas Belgia. Di laga itu, tercatat The Magyars mampu melakukan 16 percobaan menembak dan enam dintaranya tepat sasaran. Namun sayang, dari keenam tembakannya tersebut, tak ada satu pun yang menemui sasaran. Hasilnya pun Hungaria harus pulang dan Belgia lolos ke perempat final.

Dari sisi sejarah Hungaria, ini merupakan turnamen besar pertama mereka, sejak keikutsertaan mereka di Piala Dunia 1986 silam. Untuk Piala Eropa, sejak tahun 1972, Hungaria baru bisa merasakan atmosfer Piala Eropa lagi di tahun ini.

Hungaria Pulang Kepala Tegak

Dalam gelaran Piala Eropa tahun ini, Hungaria terbilang salah satu tim yang membuat kejutan. Tergabung di grup F, yang di situ juga ada nama seperti Portugal dan Austria, Hungaria justru sanggup tampil bagus. Lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup membuat mereka menuai banyak pujian. Bahkan, dari ketiga laga yang mereka mainkan, mereka telah mengoleksi enam poin, dari hasil satu kemenangan dan dua kali seri. Mereka pun juga berhasil menyingkirkan dominasi Portugal dan Austria yang di atas kertas lebih unggul dibandingkan mereka.

“Pertandingan bisa saja berakhir berbeda jika kami memiliki lebih banyak keberuntungan di babak kedua. Kami memang menciptakan banyak peluang, namun tak ada yang membuahkan hasil. Belgia pantas menang. Namun kami juga patut berbangga,” ujar pelatih Hungaria, Bernd Storck, di situs resmi UEFA.

“Itu adalah laga yang luar biasa. Di babak pertama kami mampu mengimbangi mereka. Namun di babak kedua, semuanya berubah. Kami tak bisa mendapatkan momen bagus kami. Kami pantas menerima ganjaran di akhir laga,” tambah Storck.

Related Posts