Henrikh Mkhitaryan Tegaskan Tidak Ada Hubungan Buruk dengan Jose Mourinho

Hubungan antara Henrikh Mkhitaryan dan Jose Mourinho di Manchester United masih terus diperbincangkan. Tak mau terus-terusan disebut punya jalinan buruk dengan sang manajer, Mkhitaryan pun akhirnya angkat bicara. Seperti dikabarkan Manchester Evening News (6/12), Pemain asal Armenia itu menjelaskan alasannya sering dicadangkan oleh Mou.

Menurut Mkhitaryan, satu-satunya alasan mengapa dirinya kerap menjadi penghangat bangku cadangan adalah karena gagal bersaing dengan para pemain lain. “Sejauh ini saya tidak punya masalah apapun dengan Jose Mourinho. Jalinan saya dengan manajer berlangsung baik. Masalahnya bukan mengenai Mourinho, tapi tentang performa saya,” ungkap Henrikh Mkhitaryan.

“Saat ini saya mulai memahami apa alasan saya mulai dipercaya untuk bermain. Saya akan mempertahankan faktor tersebut, karena bagi saya ini merupakan alasan utama mengapa saya berada di Manchester United,” lanjut mantan pemain Borussia Dortmund.

Ketidakmampuan Henrikh Mkhitaryan untuk cepat beradaptasi dengan atmosfer Premier League dan dengan skema Jose Mourinho, memang membuatnya kesulitan menembus skuad utama United. Ia didatangkan dari Borussia Dortmund pada musim panas 2016 lalu. Setibanya di Old Trafford, Mkhitaryan sebenarnya sempat digadang-gadang jadi salah satu pemain kunci Setan Merah. Saat ia kerap dicadangkan oleh Mourinho pun, banyak yang membela kalau Mkhitaryan tak layak hanya jadi pemain pelapis saja.

Henrikh Mkhitaryan Jose Mourinho

Sepanjang musim 2016/17, baru 10 laga yang dilakoni oleh Mkhitaryan di seluruh ajang bersama Manchester United. Belum ada satu gol pun di kompetisi resmi yang dibuat oleh pemain berpaspor Armenia. Akan tetapi, performa terbaiknya mulai muncul setelah ia membuat dua assist di pada dua pekan terakhir. Tak heran jika situasi seperti itu membuat publik mengira kalau ada hubungan yang buruk antara Mkhitaryan dan sang manajer.

“Selama ini jalinan antara keduanya (Mkhitaryan dan Mouriunho), cukup harmonis. Kondisi tersebut baik untuk tim ini,” papar Michael Carrick. Sebelumnya, Henrikh Mkhitaryan mulai kehilangan posisi di tim utama setelah MU kalah 1-2 dari Manchester City pada 9 Oktober 2016 lalu. Saat itu penampilan Mkhitaryan sangat tidak sesuai ekspektasi.

Related Posts