Guardiola Belum Puas Dengan City

Kegagalan dari Pep Guardiola untuk bisa membawa Manchester City meraih gelar juara di musim lalu tentun masih bisa dimaklumi. Hal tersebut juga dikarenakan Manchester City sekarang ini masih menjadi tim yang belum sesuai dengan keinginan dari Pep Guardiola.

Setelah mendapatkan ekspetasi besar untuk bisa membawa Manchester City meraih gelar juara di musim lalu, Pep Guardiola justru mendapatkan catatan buruk dalam karirnya. Pep Guardiola harus gagal untuk bisa mendapatkan satu trofipun untuk Manchester City. Ini juga menjadi catatan buruk untuk pertama kalinya untuk karir Pep Guardiola karena peracik taktik asal Spanyol tersebut tidak bisa meraih satupun gelar yang sebelumnya tidak pernah terjadi kepada Pep Guardiola. Oleh karena itu banyak yang kemudian meragukan kehebatan Pep Guardiola yang pernah ditorehkannya di Bayern Munchen dan FC Barcelona.

“Jika Manchester City mendukung dirinya seperti yang harus dia dapatkan maka pasti dia akan sukses. Dia orang yang optimis, seorang juara, dan dia sangat berani. Dia tidak akan pernah sembunyi. Pep Guardiola terlihat baik-baik saja. Dia baru ada di sini beberapa hari jadi kami kemudian bertemu. Dia sangat antusias. Dia sangat bahagia dengan Manchester City. Dia optimis bisa membangun banyak hal di sana. Cara dia memperkuat tim, saya rasa dia akan membuatnya menjadi tim yang sangat kuar” tutur Joan Laporta, mantan presiden FC Barcelona.

Guardiola Belum Puas City

Menurut Joan Laporta, yang menjadi penghalang untuk Pep Guardiola di musim lalu adalah karena stok pemain di Manchester City yang memang tidak sesuai dengan keinginannya. Meski sudah mendatangkan beberapa pemain seperti Claudio Bravo, John Stones, Ilkay Gundogan, Nolito, dan Leroy Sane, hanya nama terakhir saja yang cukup memuaskan.

“Dia akan meraih kesuksesan di sana. Jika anda melihat Manchester City di musim lalu mereka mampu mengoper bola dengan baik. hal tersebut tidak bisa dipelajari semalam. Anda butuh pemain yang tepat. Mereka akan membeli pemain yang sesuai dengan sistemnya. Dia pandai dan dia akan beradaptasi. Dia akan membuat identitas yang tepat” imbuhnya.

Related Posts