Griezmann Dua Kali Takluk dari Ronaldo di Final dalam Dua Bulan Terakhir

Antoine Griezmann mungkin jadi pemain yang paling terpukul atas kekalahan di partai final Piala Eropa 2016 dari Portugal. Pasalnya, itu adalah kekalahan keduanya di final dalam waktu kurang dari dua bulan terakhir. Bahkan ia kalah dengan satu orang yang sama, yakni Cristiano Ronaldo. Pertama, ia kalah di level klub bersama Atletico madrid, kemudian ia mesti tertunduk lesu usai timnasnya dihancurkan Portugal di depan publik sendiri.

Tepatnya pada 28 Mei 2016 lalu, Griezmann juga berjumpa dengan Ronaldo saat Atletico Madrid menghadapi Real Madrid di final Liga Champions. Atletico yang digawangi Griezmann pada lini depan, saat itu kalah dalam drama adu penalti dari Madrid-nya Ronaldo. Kedudukan berimbang 1-1 hingga dua babak extra time. Di final itu, Griezmann sebenarnya sempat memperoleh peluang mencetak gol kedua Atleti lewat titik putih, namun eksekusi penaltinya gagal.

Senin (11/7/2016) dinihari WIB, Antoine Griezmann kembali harus melawan Ronaldo, kali ini di level timnas. Tim tuan rumah, Prancis menghadapi tim yang tidak diunggulkan, Portugal, pada final Piala Eropa 2016. Lagi-lagi Griezmann kalah dari sang mega bintang lantaran Prancis takluk 0-1 dari Portugal melalui babak extra time. Itu artinya, hanya dalam waktu 42 hari atau kurang lebih 1,5 bulan, tim yang diperkuat Griezmann telah dua kali kalah di partai puncak oleh tim yang diperkuat CR7.

Griezmann Dua Kali Takluk dari Ronaldo

“Kurang lebih hanya dalam waktu satu bulan (1,5 bulan -red) saya mesti menelan kekalahan di final, tentu saja sangat menyakitkan harus merasakan hal yang sama untuk kedua kalinya, kesal sekali rasanya,” kata Griezmann.

“Sedikit lagi kami bisa menuntaskan semua itu, tapi hanya hampir. Portugal tak bisa berbuat banyak, namun kali ini mereka main dengan cerdas. Ini jelas membuat saya merasa frustrasi. Tapi apapun hasilnya, saya tetap bangga dengan tim ini serta apa yang telah kami raih sejauh ini. Namun malam ini memanglah bukan untuk kami,” katanya.

Sampai Prancis melangkah ke babak final, sebenarnya penyerang Atletico Madrid ini tampil memukau dan sering menjadi pahlawan kemenangan Prancis. Ia menandai gelaran Piala Eropa 2016 sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan enam gol.

Related Posts