Enrique Merasa Tersiksa Ketika Melawan Atletico

FC Barcelona akhirnya berhasil melaju ke babak final usai melewati laga yang sengit dan menegangkan ketika melawan Atletico Madrid di babak semi final Copa del Rey. Pelatih FC Barcelona, Luis Enrique sendiri mengakui bahwa dirinya tidak merasa tenang selama pertandingan berlangsung. FC Barcelona sendiri akhirnya berhasil menyingkirkan Atletico Madrid paska bermain imbang dengan skor 1-1 di Camp Nou pada Rabu (8/2/2017) dini hari WIB. Dengan hasil tersebut FC Barcelona menjadi tim yang berhak lolos ke babak final setelah unggul 3-2 secara agregat.

Meski sudah berhasil lolos, namun memang kita bisa melhat FC Barcelona menghadapi laga yang tidak mudah. Meski sempat unggul 1-0 melalui gol Luis Suarez, mereka malah dipaksa bermain dengan 10 pemain setelah Sergi Roberto mendapatkan kartu kuning keduanya di menit ke-57. Setelah itu Antoine Griezmann sempat mencetak gol, namun akhirnya tidak sah karena dianggap melakukan offside terlebih dahulu. Setelah itu pada menit ke-69, giliran Atletico Madrid yang harus kehilangan pemain paska Carrasco mendapatkan kartu kuning kedua.

Atletico Madrid sendiri sempat mendapatkan peluang emas ketika di menit ke-80 mereka mendapatkan hadiah penalti. Namun beruntung untuk skuad besutan Luis Enrique, eksekusi dari Kevin Gameiro masih melambung di atas mistar gawang. Namun akhirnya Atletico Madrid berhasil membuka asa mereka setelah Gameiro menebus kesalahannya di menit ke-83. Setelah itu FC Barcelona justru mendapat sial lagi karena Luis Suarez harus dikeluarkan dari lapangan paska mendapatkan kartu kuning kedua.

Enrique Tersiksa Melawan Atletico

Kalah jumlah pemain tentunya membuat Barca di bawah tekanan Atletico. Namun beruntung bagi FC Barca, tidak ada lagi tambahan gol yang tercipta dan membuat Lionel Messi cs berhak lolos ke babak final di Copa del Rey.

“Saya merasa tidak suka dengan pertandingan seperti ini. Saya merasa tersiksa. Malam ini terasa sangat panjang. Saya melewati momen yang mengerikan sepanjang laga ini. Tensi pertandingan memakan korban. Wajar kalu kami kehilangan banyak bola. Tapi saya memiliki kepercayaan kepada para pemain saya di lapangan” tutur Luis Enrique.

Related Posts