Dua Laga Hidup Mati Barcelona

Jika ditanya, tim mana yang saat ini sedang berada dalam tekanan paling besar, jawabannya adalah Barcelona. Mengapa tidak? Barcelona akan menghadapi dua laga sangat penting demi asa mereka untuk meraih treble winner di musim ini. Pertama, mereka harus menghadapi Juventus di Camp Nou, dimana mereka sudah tertinggal agregat 3-0. Kedua, mereka harus mendatangi Santiago Bernabeu empat hari kemudian demi menjaga asa menjadi juara Liga Spanyol.

Untuk laga pertama, tentu tekanannya cukup berat. Masih belum habis ingatan kita tentang comeback brilian Barcelona di Camp Nou, saat menghadapi Paris Saint Germain. Tetapi, lawan kali ini bukanlah Paris Saint-Germain. Lawan kali ini adalah Juventus. Mereka bukan hanya sekedar tim, mereka adalah tim terbaik Italia saat ini

Tertinggal 3-0 pun bukan menjadi perkara yang mudah untuk dibalikkan. Selain Barcelona kalah dalam hal mental, El Barca juga tidak bisa meremehkan Juve, yang memang memiliki pertahanan yang sangat kuat. Trio Messi, Suarez dan juga Neymar pun harus kerja ekstra keras di laga kali ini.

Tetapi, Barcelona juga tidak boleh gegabah. Jika mereka ingin meraih treble winner, pastinya mereka harus menyerang Juventus sedari awal guna mengunci gol cepat. Mengapa? Karena, setelah laga tersebut, mereka harus berjuang kembali di Santiago Bernabeu, markas rival abadi mereka, Real Madrid. Tentu, kelelahan bukanlah alasan yang cukup baik bagi El Barca.

Dua Laga Hidup Mati Barcelona

Terlebih lagi, El Real juga sedang dalam kondisi yang sangat ganas. Mereka baru saja meraih kemenangan menghadapi Bayern Munchen 2-1 di Allianz Arena dan juga kemenangan 3-2 atas Sporting Gijon. Mereka pun menjadi semakin lebih mengerikan karena saat ini mereka bukan lagi tim yang mengandalkan seorang Cristiano Ronaldo. Semua pemain memiliki bahaya yang sama, bahkan Isco sekalipun.

“Kami perlu pemain yang percaya diri dan terus berkembang di beberapa aspek. Kami datang ke Liga Champions dan El Clasico dalam keadaan punya peluang. Saya lihat para pemain sudah bersiap untuk segala situasi dan kami telah berupaya dengan keras,” ungkap pelatih Barcelona, Luis Enrique.

Related Posts