Deschamps Tetap Optimis Tangani Timnas Prancis

Didier Deschamps tetap bertahan bersama timnas Prancis, meski gagal membawa timnya menjadi juara Piala Eropa 2016 di rumah sendiri. Dia bakal tetaplah mengatasi Tim Ayam Jantan dengan alasan timnya saat ini punya prospek yang sangat cerah kedepannya. Hal ini sekaligus memastikan kelanjutan karier Deschamps yang sebelumnya dipertanyakan usai final Piala Eropa 2016.

Ada asumsi yang menyebutkan kalau kegagalan Prancis di final kontra Portugal merupakan karena kurangnya ide-ide permainan dari Didier Deschamps. Akan tetapi, Deschamps menyatakan ia tetaplah setia menjadi pelatih Les Blues, sekurang-kurangnya hingga kontraknya usai pada musim panas 2018 yang akan datang.

Dengan demikian, artinya Deschamps bakal tetap menemani skuad Les Blues untuk menghadpai babak kualifikasi Piala Dunia 2018. “Semua memang sudah direncanakan seperti itu. Saya tak bakal pikirkan masalah saya sendiri. Saya membutuhkan waktu untuk menangani semua ini, pemain-pemain di tim ini bakal melakoni liga bersama klub mereka masing-masing,” kata Deschamps diambil Sky Sports.

Deschamps Optimis Tangani Prancis

“Setelah ini saya bakal mengkaji banyak hal bersama staf saya serta bakal kembali memulai pada apa yang telah menunggu di depan (Piala Dunia 2018),” paparnya. Berhasil sampai ke babak perempat final Piala Dunia 2014 dan sukses menempati posisi kedua di Piala Eropa 2016, dinilai Deschamps sebagai prospek yang masih cukup bagus untuk ke depannya.

Terlebih Prancis juga mempunyai bakat-bakat muda menjanjikan yang pastinya masih bisa memperkuat timnas sampai beberapa tahun ke depan. Seperti N’Golo Kante dan Antoine Griezmann yang berusia 25 tahun, Paul Pogba berusia 23 tahun, Samuel Umtiti dan Lucas Digne berusia 22 tahun, serta dua pemain termuda Anthony Martial dan Kingsley Coman yang baru menginjak usia 20 tahun.

“Jika dibandingkan dengan hasil Piala Dunia dua tahun yang lalu, pencapaian kami sekarang sudah lebih baik karena kami berhasil sampai di final,” tambahnya. Para penggawa muda bakal semakin matang serta saya merasa bangga atas pencapaian tim ini. Kami bisa bertanding hingga babak terakhir. Kami memang tak mendapatkan trofinya, namun saya sudah mempunyai skuad dengan prospek yang cerah,” pungkasnya.

Related Posts