Daniel Drinkwater Dipastikan Absen dalam Tiga Pertandingan Domestik

Leicester City nampaknya akan mengalami kerugian besar di ajang domestik. Dalam tiga laga domestik berikutnya, gelandang andalan mereka, Daniel Drinkwater, dipastikan absen, menyusul hukuman yang diberlakukan oleh FA. Federasi Sepakbola Inggris itu mendakwa sang gelandang tengah akibat sikutan yang dilakukannya terhadap pemain Watford, Valon Behrami.

Laga antara Watford melawan Leicester City yang berlangsung akhir pekan lalu memang berlangsung ketat. Sang juara bertahan dipaksa menyerah dari Watford dengan skor tipis 1-2. Terlepas dari hasil akhir, Daniel Drinkwater diketahui melakukan tindakan tidak terpuji di atas lapangan. Saat pertandingan, wasit Neil Swarbrick memang tidak mengambil keputusan untuk memberi kartu merah kepada Drinkwater, tapi bukti rekaman video memberatkan sang peamin.

Untuk memberikan efek jera, FA pun memberi hukuman kepada gelandang berumur 26 tahun itu. Sebenarnya ada waktu yang diberikan oleh FA bagi Daniel Drinkwater untuk mengajukan banding. Akan tetapi sang pemain akhirnya menerima hukuman yang diberikan kepadanya itu. Alhasil, Drinkwater mesti absen dalam tiga pertandingan domestik berikutnya yang akan dilakoni Leicester City. Dengan demikian, The Foxes mesti bermain dengan skuad pincang saat berjumpa Middlesbrough, Sunderland dan Manchester City.

“Gelandang Daniel Drinkwater dikenai sanksi dari kubu FA karena diduga melakukan aksi kekerasan di atas lapangan. Hukuman ini merupakan buntut dari insiden pada laga kontra Watford pada 19 November lalu,” begitu pernyataan resmi dari pihak Leicester City. “Ia akan menjalani sanksi dalam tiga pertandingan domestik.”

Daniel Drinkwater Absen Tiga Pertandingan

Tanpa kehadiran Daniel Drinkwater, diperkirakan Claudio Ranieri akan mengalami kesulitan dalam menentukan komposisi pemain di lini tengah. Sebab, sejak N’Golo Kante hijrah ke Chelsea, peran jenderal lapangan tengah kini diambil alih oleh Drinkwater. Tapi beruntungnya, kini Leicester City sudah bisa lebih fokus menghadapi pertandingan-pertandingan di ajang domestik setidaknya sampai awal tahun depan.

Pasalnya, konsentrasi Leicester di ajang Liga Champions sudah mulai bisa dikendurkan, seiring dengan lolosnya mereka ke babak 16 besar. Ini menjadi kali pertama dalam sejarah tim, Leicester, yang berstatus sebagai tim debutan, mampu melaju mulus di ajang sebesar Liga Champions.

Related Posts