Ini Penjelasan Claudio Ranieri Soal Penyebab Kekalahan Leicester

Claudio Ranieri menjelaskan dua hal utama yang menjadi penyebabnya kalahnya Leicester City dari Chelsea dinihari tadi di ajang Piala Liga Inggris. Hal tersebut nyatanya begitu membayang-bayangi benak sang manajer asal italia, yang masihlah diakui dapat kembali membuat kejutan seperti musim 2015/16 lalu.

Manajer Leicester City itu segera mengungkap adanya dua momen yang akhirnya bikin timnya takluk, setelah sempat unggul dua gol atas The Blues. Namun justru mesti berbuah kekalahan di akhir laga. Leicester awalannya dapat menjalani laga dengan baik serta unggul dua gol melalui gol Shinji Okazaki. Akan tetapi, boleh buat, Chelsea berhasil bangkit serta mampu membuat kedudukan sama, melalui gol Gary Cahill serta Cesar Azpilicueta.

Laga pun terpaksa berlanjut ke fase extra time, di mana dalam dua babak tersebut, Chelsea yang unggul jumlah pemain sesudah bek Leicester, Marcin Wasilewski memperoleh kartu merah, sukses berbalik unggul melalui dua gol cepat dari Cesc Fabregas. Skor 4-0 pun menyudahi pertarungan panas tersebut.

claudio ranieri kekalahan leicester

“Saya kira penyebab utamanya merupakan pada saat kami kebobolan dari kondisi corner kick di masa injury time paruh pertama,” papar Ranieri. “Kami kehilangan dua sosok sentral. David Luiz di serta Gary Cahill di lini pertahanan. Dari titik itu semua sudah beralih, lantaran saya menurunkan banyak tenaga baru, serta mereka belum berlaga sepanjang 90 menit,” sambungnya.

Ada satu peristiwa lagi yang akhirnya membuat Leicester mesti kehilangan ritme mereka di lapangan. Yaitu pada saat bek Marcin Wasilewski diusir keluar lapangan karena kartu merah. Hal itu nyatanya sangat sulit diterima oleh Claudio Ranieri. “Penyebab kegagalan kami yang kedua merupakan pada saat Wasilewski diganjar kartu merah. Pada momen ini, The Blues berhasil menceploskan gol lagi serta ini sangat sulit untuk kami,” imbuhnya.

“Saya mengharapkan angka bisa tetap 2-2 sampai laga usai. Saya menyampaikan pada para pemain supaya tetap menyatu serta menutup ruang. Namun Fabregas justru berhasil menceploskan gol keduanya, serta ini begitu susah bagi kami,” tandasnya.

Related Posts