Takluk di Markas Bournemouth, Jurgen Klopp Tetap Santai

Secara mengejutkan, AFC Bournemouth sukses membungkam Liverpool, yang sedang dalam performa bagus belakangan ini. The Reds kalah 4-3 dari tim tuan rumah, dalam lanjutan pekan ke-19 Premier League, di Vitality Stadium, Minggu (4/12). Namun demikian, pelatih Jurgen Klopp mengaku tidak terlalu cemas atas hasil mengecewakan yang didapatkan timnya ini.

“Hari ini tidak ada hal besar lain bagi kami selain kekalahan ini. Akan tetapi, semuanya masih baik-baik saja. Saya sudah mengira kalau fase seperti ini pasti akan kami alami,” ujar Klopp. “Bournemouth mampu mengubah keadaan saat mereka sudah tertinggal 1-3. Skor lalu berubah menjadi 3-3, lalu manajer mereka membuat semangat para pemainnya terbakar untuk meraih kemenangan. Itu adalah cerita yang luar biasa bagi mereka,” lanjutnya.

Di pertandingan tersebut, Liverpool sebenarnya sempat unggul dua gol terelbih dahulu di babak pertama. Merupakan Sadio Mane dan Divock Origi, yang mencetak gol dalam kurun waktu dua menit, yakni di menit 20’ dan 22’. Memasuki babak kedua, Callum Wilson sukses membuat gap lebih dekat di menit 56’. The Reds lalu kembali menjauh lewat gol Emre Can di menit ke-64. Sebelum akhirnya terjadi tiga gol mengejutkan dari tim tuan rumah, masing-masing di menit 76’, 78’ dan 90+3’.

Akibat hasil imbang ini, Liverpool pun mesti merelakan posisi kedua mereka direbut oleh Arsenal, yang sukses membungkam West Ham United satu hari sebelumnya. The Reds mengemas 30 poin, terpaut empat angka dari Chelsea yang memuncaki klasemen. Sementara itu Manchester City melorot ke posisi empat, usai dihantam Chelsea 3-1.

Bournemouth, Jurgen Klopp Santai

Menurunnya performa anak asuh Jurgen Klopp ini banyak dihubungkan dengan absennya Philippe Coutinho. Pemain asal Brasil itu terpaksa menepi, setidaknya selama lima pekan ke depan akibat mengalami cedera engkel. Cedera itu didapatkan Coutinho pada akhir pekan lalu saat Liverpool mengalahkan Sunderland 2-0.

Hal itu pula yang membuat Jurgen Klopp mulai mengambil ancang-ancang untuk berbelanja pemain baru pada Januari 2017 nanti, sebagai bentuk antisipasi badai cedera pemain yang mungkin dialami Liverpool dalam beberapa pekan ke depan.

Related Posts