Alderweireld Kambing hitamkan Premier League Atas Tersingkirnya Inggris

Pemain belakang timnas Belgia, Toby Alderweireld, bersimpati dengan nasib sial yang menimpa Inggris. Bek Tottenham Hotspur itu menilai kegagalan Inggris tidak terlepas dari jadwal kompetisi domestik yang padat, bahkan lebih padat dari kompetisi lain di Eropa.

Inggris mesti menerima nasib mereka, tersingkir dari Piala Eropa di fase 16 besar sesudah ditaklukkan tim debutan, Islandia, dengan skor tipis 1-2. Kegagalan itu menjadi salah satu hal paling memalukan sepanjang sejarah sepakbola Inggris. Pasalnya selama gelaran Piala Eropa, Inggris cuma sekali menang, dua kali seri, sebelum akhirnya takluk dari Islandia.

Padatnya pertandingan domestik kembali disebut menjadi penyebab kegagalan Inggris di ajang besar, sama seperti sebelum-sebelumnya. Seperti yang telah diketahui, pertandingan di Inggris tidak mempunyai jeda musim dingin seperti liga-liga Eropa lain. Demikian sebaliknya, justru jadwal akan semakin padat saat musim dingin datang atau biasa disebut dengan boxing day.

Kompetisi di Inggris juga ada tiga, yang mana hanya ada dua di negara lain (Premier League, Piala Liga dan Piala FA). Hal ini dianggap sangat menguras tenaga para pemain, jika di musim panas mereka juga harus bertanding dalam kompetisi yang ketat. Terkecuali kiper cadangan, Tom Heaton (Burnley, Divisi championship), semua penggawa The Three Lions bertanding di Premier League.

Alderweireld Premier League Tersingkirnya Inggris

Alderweireld menganggap agenda kompetisi domestik di Inggris begitu padat, sehingga akhirnya menjadi bumerang bagi pemain-pemain Tiga Singa. Ia juga yakin kalau kelelahan jadi satu diantara aspek kegagalan Inggris di kejuaraan kali ini. “Premier League mesti segera memikirkan masalah periode jeda sebelum ajang Piala Eropa atau Piala Dunia,” ucap Alderweireld.

“Kami terus bekerja sepanjang satu tahun penuh. Saat liga-liga beristirahat di musim dingin, kami justru lebih sering berlatih. Itu secara tidak langsung berbuntut pada tersingkirnya Inggris di Piala Eropa,” lanjut Alderweireld. “Membuat mental tetap dalam kondisi terbaik memang terkadang sulit. Namun Anda bisa melakukan itu dengan mudah saat Anda berhasil menang,” tegasnya pemain yang sukses mengantarkan Belgia ke perempat final itu.

Related Posts